Jumat, 09 Desember 2016

Tips Merawat Kopling Mobil Yang Baik Dan Benar

Tips merawat kopling mobil - Kopling biasanya identik dengan kendaraan yang menggunakan sistem transmisi manual dan memiliki fungsi menyatukan dua poros dan memindahkan tenaga mesin ke transmisi. Kopling pada pada sebuah mobil manual merupakan salah satu bagian yang sangat penting, karena dengan adanya kopling seseorang bisa mengurangi hentakan saat akan menjalankan mobilnya.

Sama seperti komponen lain, kopling juga butuh perawatan agar lebih awet dan tahan lama. Biasanya kopling akan habis masa pakainya pada jarak tempuh/km diatas 100.000 km namun itu hanya patokan saja. Masa pakai kopling akan lebih cepat habis bila sesorang mengendarai mobilnya dengan kasar ataupun sering melewati jalan yang tidak rata.

Agar kopling dapat berfungsi dengan sempurna serta tidak mudah mengalami kerusakan, berikut ini adalah cara penggunakan kopling yang dianjurkan :

CARA PENGGUNAAN KOPLING YANG BENAR :


1.    Ketika sedang menginjak pedal kopling secara sempurna, pindahkan tuas transmisi.

2. Setelah memindahkan tuas transmisi, selanjutnya bebaskan injakan kopling secara perlahan dan dibarengi dengan menekan pedal gas perlahan pula, tujuannya adalah agar kendaraan dapat berjalan dengan halus dan tidak membuat kendaraan menghentak.
3.  Jika menginjak pedal kopling, maka tekanlah pedal kopling sepenuhnya jangan setengah-setengah. Hal ini berfungsi agar roda gila (flywheel) dan pelat/piringan kopling dapat terpisah secara sempurna, sehingga dapat memudahkan dalam memindahkan tuas transmisi.

4.    Pada saat mobil menanjak dan tiba-tiba berhenti karena macet, usahakan jangan terus menerus menekan pedal kopling dan rem, lebih baik menetralkan transmisi/gigi dan tarik rem tangan.

CARA PENGGUNAAN KOPLING YANG SALAH :


1.  Menahan setengah kopling saat mobil antri di tanjakan, hal ini dapat mempercepat   kerusakan/terbakarnya plat kopling. Mesin pun sering terasa bergetar sehingga membuat fungsi karet penahan mesin juga dapat terganggu. Sebaiknya gunakan saja rem tangan untuk menahan kendaraan ketika sedang macet dijalan yang menanjak.

2. Menekan terus menerus pedal kopling saat mobil sudah berjalan lancar, hal ini dapat membuat kopling akan cepat aus.

3.  Menekan dan melepas pedal kopling dengan kasar, bila cara ini sering dilakukan  terus-menerus akan membuat kopling cepat rusak. Karena gesekan antara pelat/piringan kopling terhadap roda gila (flywheel) akan terasa lebih keras, hal ini akan mempercepat keausan sistem kopling terutama torsion damper pada plat kopling menjadi lebih cepat rusak.

4.  Meletakkan / mengistirahatkan kaki pada pedal kopling selama kendaraan berjalan. Hal ini dapat mempercepat keausan pada release bearing dan pelat/piringan kopling.
TIPS MERAWAT KOPLING

1.  Sangat diwajibkan untuk selalu melakukan pengecekan dan perawatan kopling secara rutin dan berkala.

2.  Netralkan tuas transmisi/persneling gigi  jika terjadi pada jalanan yang macet.

3.  Pada saat start awal mobil baiknya selalu gunakan gigi 1, karena jika menggunakan diatas gigi 1, mobil akan berjalan terasa berat dan membuat kopling cepat habis/aus.

4.  Jika dari arah kopling tercium bau gosong atau terbakar, disarankan agar cepat segera menghentikan dan mematikan mesin mobil dahulu. Karena hal tersebut menunjukkan gesekan yang berlebihan pada kopling, sehingga menimbulkan panas yang sangat tinggi yang akan mengakibatkan kerusakan pada sistem kopling.

5.  Mainkan kopling secara halus dan gunakan seperlunya saja seperti, saat akan menurunkan gigi transmisi.

KERUSAKAN YANG TERJADI PADA KOPLING

1.  Kopling selip
Permukaan pelat kopling yang sudah habis/aus, sehingga kopling tidak akan bisa bekerja secara maksimal dalam memindahkan tenaga dari mesin.

2.  Kopling jeblos
Tuas transmisi tidak dapat/susah dipindahkan, hal ini disebabkan tidak dapat terpisahnya pelat/piringan kopling dengan mesin karena tenaga yang disalurkan dari pedal tidak mampu diteruskan ke sistem kopling. Hal ini karena kabel kopling yang putus atau silinder kopling yang bocor, akan membuat pedal kopling tidak dapat diteruskan ke sistem kopling.

3.  Adanya getaran saat mobil melaju.
Getaran yang timbul akan terasa ketika mobil sedang melaju namun mesin terasa sangat berat seakan bekerja terlalu keras. Hal seperti ini  bisa dirasakan saat mulai melepas kopling. Selain itu, anda juga dapat mengetahui dan merasakannya ketika kecepatan mobil melaju dengan sangat lambat. Dan jika kerusakan kopling sudah sangat parah, bisa dipastikan mobil tidak akan bisa dijalankan.

Dari artikel diatas kita sudah tahu bahwa kopling memang sangat penting bagi kendaraan dengan sistem transmisi manual. Oleh karena itu gunakan lah kopling dengan baik dan benar. Lalu lakukanlah perawatan dan pengecekan secara rutin agar kopling tidak mudah rusak. Semoga tipsmerawat kopling mobil diatas bisa sangat membantu. Terima kasih



Tidak ada komentar:

Posting Komentar