Tips merawat kopling mobil - Kopling biasanya identik dengan kendaraan yang menggunakan sistem
transmisi manual dan memiliki fungsi menyatukan dua poros dan memindahkan tenaga mesin ke transmisi. Kopling pada pada sebuah mobil manual
merupakan salah satu bagian yang sangat penting, karena dengan adanya kopling seseorang
bisa mengurangi hentakan saat akan menjalankan mobilnya.
Sama seperti komponen lain, kopling juga butuh
perawatan agar lebih awet dan tahan lama. Biasanya kopling akan habis masa
pakainya pada jarak tempuh/km diatas 100.000 km namun itu hanya patokan saja. Masa
pakai kopling akan lebih cepat habis bila sesorang mengendarai mobilnya dengan
kasar ataupun sering melewati jalan yang tidak rata.
Agar kopling dapat berfungsi dengan sempurna serta tidak mudah mengalami
kerusakan, berikut ini adalah cara penggunakan kopling yang dianjurkan :
CARA PENGGUNAAN KOPLING
YANG BENAR :
1. Ketika sedang menginjak pedal kopling secara sempurna, pindahkan
tuas transmisi.
2. Setelah memindahkan tuas transmisi, selanjutnya bebaskan injakan
kopling secara perlahan dan dibarengi dengan menekan pedal gas perlahan pula,
tujuannya adalah agar kendaraan dapat berjalan dengan halus dan tidak membuat
kendaraan menghentak.
3. Jika menginjak pedal kopling, maka tekanlah pedal kopling
sepenuhnya jangan setengah-setengah. Hal ini berfungsi agar roda gila
(flywheel) dan pelat/piringan kopling dapat terpisah secara sempurna, sehingga
dapat memudahkan dalam memindahkan tuas transmisi.
4.
Pada saat mobil menanjak dan tiba-tiba berhenti karena macet,
usahakan jangan terus menerus menekan pedal kopling dan rem, lebih baik menetralkan
transmisi/gigi dan tarik rem tangan.
CARA PENGGUNAAN KOPLING
YANG SALAH :
1. Menahan setengah kopling saat mobil antri di tanjakan, hal ini
dapat mempercepat kerusakan/terbakarnya
plat kopling. Mesin pun sering terasa bergetar sehingga membuat fungsi karet
penahan mesin juga dapat terganggu. Sebaiknya gunakan saja rem tangan untuk
menahan kendaraan ketika sedang macet dijalan yang menanjak.
2. Menekan terus menerus pedal kopling saat mobil sudah berjalan
lancar, hal ini dapat membuat kopling akan cepat aus.
3.
Menekan dan melepas pedal kopling dengan kasar, bila cara ini sering
dilakukan terus-menerus akan membuat
kopling cepat rusak. Karena gesekan antara pelat/piringan kopling terhadap roda
gila (flywheel) akan terasa lebih keras, hal ini akan mempercepat keausan
sistem kopling terutama torsion damper pada plat kopling menjadi lebih cepat
rusak.
4.
Meletakkan / mengistirahatkan kaki pada pedal kopling selama
kendaraan berjalan. Hal ini dapat mempercepat keausan pada release bearing dan
pelat/piringan kopling.
TIPS MERAWAT KOPLING
1. Sangat diwajibkan untuk
selalu melakukan pengecekan dan perawatan kopling secara rutin dan berkala.
2. Netralkan tuas transmisi/persneling
gigi jika terjadi pada jalanan yang
macet.
3. Pada saat start awal mobil
baiknya selalu gunakan gigi 1, karena jika menggunakan diatas gigi 1, mobil
akan berjalan terasa berat dan membuat kopling cepat habis/aus.
4.
Jika dari arah kopling tercium bau gosong atau terbakar,
disarankan agar cepat segera menghentikan dan mematikan mesin mobil dahulu. Karena
hal tersebut menunjukkan gesekan yang berlebihan pada kopling, sehingga
menimbulkan panas yang sangat tinggi yang akan mengakibatkan kerusakan pada
sistem kopling.
5. Mainkan kopling secara
halus dan gunakan seperlunya saja seperti, saat akan menurunkan gigi transmisi.
KERUSAKAN YANG TERJADI PADA KOPLING
1. Kopling selip
Permukaan pelat kopling
yang sudah habis/aus, sehingga kopling tidak akan bisa bekerja secara maksimal
dalam memindahkan tenaga dari mesin.
2. Kopling jeblos
Tuas transmisi tidak
dapat/susah dipindahkan, hal ini disebabkan tidak dapat terpisahnya pelat/piringan
kopling dengan mesin karena tenaga yang disalurkan dari pedal tidak mampu
diteruskan ke sistem kopling. Hal ini karena kabel kopling yang putus atau
silinder kopling yang bocor, akan membuat pedal kopling tidak dapat diteruskan
ke sistem kopling.
3. Adanya
getaran saat mobil melaju.
Getaran
yang timbul akan terasa ketika mobil sedang melaju namun mesin terasa sangat berat
seakan bekerja terlalu keras. Hal seperti ini bisa dirasakan saat mulai melepas kopling.
Selain itu, anda juga dapat mengetahui dan merasakannya ketika kecepatan mobil melaju
dengan sangat lambat. Dan jika kerusakan kopling sudah sangat parah, bisa
dipastikan mobil tidak akan bisa dijalankan.
Dari artikel diatas kita sudah tahu bahwa
kopling memang sangat penting bagi kendaraan dengan sistem transmisi manual.
Oleh karena itu gunakan lah kopling dengan baik dan benar. Lalu lakukanlah
perawatan dan pengecekan secara rutin agar kopling tidak mudah rusak. Semoga tipsmerawat kopling mobil diatas bisa sangat membantu. Terima kasih


Tidak ada komentar:
Posting Komentar